Labels

Minggu, 30 Desember 2012

"Kiamat" Pasar Johar Batal Terjadi Di 2012

Para pedagang di Pasar Johar membuka kios diantara pilar-pilar penyangga bangunan. Bangunan ini didesain oleh Karstein pada tahun 1939 dengan konsep pasar modern Amerika, yang menjadikan Pasar Johar sebagai ikon pasar mikro modern pertama di Asia Tenggara.
Setelah bertahun-tahun mencuat di masyarakat, isu revitalisasi Pasar Johar kembali batal dilaksanakan di 2012 ini. Ini sama halnya dengan kiamat, karena revitalisasi akan mengorbankan bangunan bersejarah, pedagang, bahkan sisten yang terjalin antara sumber daya yang ada di Pasar Johar dan masyarakat Semarang. 

Semarang-Isu revitalisasi pasar Johar telah santer terdengar sejak 2007 lalu. Tetapi hingga akhir 2012 ini, yang direncanakan sebagai tahun direalisasikan pembangunan, tak kunjung ada tindak lanjut dari pemerintah. Ditemui Sabtu lalu (29/12) di daerah Pleburan, Khrisna dari Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala, menjelaskan bahwa selain terkendala biaya, faktor manusia adalah masalah serius dari isu revitalisasi ini. "Masyarakat yang ada dalam Pasar Johar ini bisa diibaratkan seperti kampung besar yang penduduknya saling berkeluarga. Itulah mengapa jika revitalisasi benar dilakukan, para pedagang tidak akan terima jika anggota keluarganya tergusur", terang Khrisna.

Benar saja, revitalisasi ini setidaknya akan menyingkirkan lebih dari 7500 pedagang di Pasar Johar. Khrisna juga menjelaskan, seleksi alam akan terjadi jika banyak pedagang yang akan tergusur. Harga akan melonjak naik, bahkan barang impor pun akan berpeluang besar masuk. "Ini sama halnya dengan memutus jaringan ekonomi mikro. Karena sebagian besar pemasukan dan sumber daya berpusat di Pasar Johar", jelas Khrisna.

Menurut Khrisna, revitalisasi ini harusnya bukan sekedar memperbaiki bangunannya saja, tapi juga yang ada di dalamnya. "Ibaratnya adalah kita hanya memperbaiki hardware saja tapi software nya tetap jadul ", imbuhnya. Khrisna juga menekankan bahwa sebenarnya tidak ada masalah dari segi bangunan. Sejak tahun 1939, Karsten telah memperhitungkan bangunan ini sedemikian rupa agar ramah terhadap iklim tropis. Tapi yang menjadi masalah ada pada sistem pengelolaan Pasar Johar itu sendiri. (Kuni)

14 komentar:

  1. denger2 dari berbagai sumber, dana revitalisasi tersebut sudah disiapkan, namun kenapa belum dijalankan sampai sekarang.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dana yang disiapkan dari pemerintah masih kurang. butuh dana dari investor. tapi masalah utamanya ada di SDM Pasar Joharnya sih :)

      Hapus
  2. sama sama revitalisasi coba cek pasar bulu deket tugumuda, para pedagangnya juga masih kompak kok pasca pembangunan dan pengaturan pasar.

    BalasHapus
  3. saya masih tidak mengerti dengan penggunaan kata "kiamat" pada judul, revitalisasi bukan lagi suatu hal yang baru. revitalisasi pada dasarnya bukanlah penggusuran massal, hanya peremajaan dari segala lini. ya udah~

    BalasHapus
  4. saya masih tidak mengerti dengan penggunaan kata "kiamat" pada judul, revitalisasi bukan lagi suatu hal yang baru. revitalisasi pada dasarnya bukanlah penggusuran massal, hanya peremajaan dari segala lini. ya udah~

    BalasHapus
  5. saya masih tidak mengerti dengan penggunaan kata "kiamat" pada judul, revitalisasi bukan lagi suatu hal yang baru. revitalisasi pada dasarnya bukanlah penggusuran massal, hanya peremajaan dari segala lini. ya udah~

    BalasHapus
    Balasan
    1. Revitalisasi mungkin hanya sebagai kata yang mewakili untuk peremajaan "bangunannya" saja. Tapi kiamat disini lebih saya tekankan untuk mewakili berakhirnya sistem yang sudah terjalin baik dari pedagang atau oknum-oknum lain didalam pasar johar itu sendiri

      Hapus
  6. penataan kota dengan revitalisasi adalah hal yang sangat baik. yang disayangkan disini adalah SDM yang tiduk mendukung program tersebut

    BalasHapus
    Balasan
    1. Karena begitu revitalisasi terjadi, kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi pada pedagang dan masyarakat yg tergusur dr pasar johar, belum bisa diatasi oleh pemerintah.

      Hapus
  7. kiamat? apa hubungannya dengan revitalisasi pasar johar ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Seperti yg ada di lead, kiamat disini saya ibaratkan dengan berakhirnya "sistem" yang ada, bukan hanya dari bangunan.

      Hapus
  8. emangnya begitu revitalisasi, pasar johar jadi mandeg gitu ya aktivitasnya?

    BalasHapus
  9. pedagang benar2 tergusur atau di alokasikan ketempat lain?

    BalasHapus
  10. Setelah revitalisasi, pedagang diharuskan menyewa kios. Dan tentu saja hanya pedagang yang mampu saja yang bisa menyewa. sedangkan jumlah kios yang terbatas, akan menggusur lebih dari 7500 pedagang.

    BalasHapus

 

Blogger news

Blogroll

About